Lembaga Penjaminan Mutu | IAIN Pekalongan

  • Rapat Tinjauan Manajemen
    Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) STAIN Pekalongan
  • Visitasi Akreditasi 3
    Kepala P2M memandu jalannya penilaian oleh Asesor BAN-PT.
  • Audit Mutu Internal 1
    Pembukaan Audit Mutu Internal (AMI) Pertama STAIN Pekalongan
  • Workshop 2
    Para peserta Workshop Penjaminan Mutu sedang mengikuti kegiatan workshop dengan penuh semangat.
  • Audit Mutu Internal 2
    Suasana Audit Mutu Jurusan oleh Auditor Internal
  • Visitasi Akreditasi 4
    Suasana foto bersama pasca penutupan kegiatan penilaian lapangan dalam rangka Visitasi Akreditasi.
  • Workshop 1
    Dr. Drs. Makhrus Munajat, SH. M.Hum. sedang menyampaikan materi Workshop Penjaminan Mutu di ruang sidang Rektorat Lt.3 STAIN Pekalongan.
  • Visitasi Akreditasi 1
    Visitasi Akreditasi STAIN Pekalongan 2015.

Djoko Kustono: Tanggung Jawab Serdos, Jaga Amanah Kualitas!

E-mail Print PDF

sertifikasi dosenPekalongan - Sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang sertifikasi dosen, dibutuhkan bukti kinerja sebagai bentuk tanggung jawab penerimaan tunjangan. Dalam hal ini, tanggung jawab yang telah disepakati adalah pelaporan kinerja dosen dalam bentuk Laporan Kinerja Dosen (LKD). Namun, seringkali permasalahan muncul dalam proses penilaian Beban Kerja Dosen (BKD), karena adanya perbedaan persepsi antar asesor BKD. Dalam rangka menyamakan persepsi asesor BKD, maka STAIN Pekalongan melalui Pusat Penjaminan Mutu (P2M) mengadakan acara “Workshop Penyamaan Persepsi dan Rekrutmen Asesor BKD”. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan BKD digital yang akan mulai berlakukan pada Semester Gasal 2015/2016. Rekrutmen asesor BKD juga menjadi poin penting dalam acara ini, mengingat jumlah asesor BKD di STAIN Pekalongan yang masih sedikit.

Dalam acara ini, STAIN Pekalongan menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang BKD yaitu Prof. Dr. Ir. Djoko Kustono, M.Pd. beliau merupakan Ketua TIM BKD-DIKTI dan DIKTIS. Adapun narasumber lainnya yaitu Dr. H. Abdul Mukti Bisri, M.Ag. (Kasi Evaluasi Ketenagaan, Subdit Ketenagaan, DIKTIS). Dalam ceramahnya, Prof. Djoko Kustono menyampaikan tentang pentingnya menjaga dua amanah UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yaitu Amanah Kesejahteraan dan Amanah Kualitas. Amanah Kualitas untuk menghadapi tantangan perkembangan ipteks dalam era globalisasi yang semakin kompetitif. Hal ini merupakan domain yang diserahkan oleh pemerintah kepada perguruan tinggi, dan sebagai ujung tombaknya adalah dosen.

Sedangkan Dr. H. Abdul Mukti Bisri mengungkapkan beberapa evaluasi kebijakan BKD, di antaranya Pedoman BKD tahun 2011 yang akan diganti dengan SK Menteri Agama Tahun 2015 tentang BKD, dan beberapa perubahan mendasar lainnya. Di sisi lain, Dr. Mukti juga menyampaikan tentang perubahan pola kenaikan pangkat dari manual menjadi digital menggunakan sebuah sistem yang disebut Sistem Informasi Pengembangan Karier Dosen (SIPKD).

Dengan adanya workshop ini diharapkan dapat menyamakan persepsi para asesor BKD sehingga pada saat dosen menyusun laporan BKD tidak mendapatkan kesulitan yang berarti, khususnya kendala yang berasal dari pemahaman yang berbeda terhadap penafsiran rubrik BKD.

Di sisi lain, dengan penjelasan secara gamblang dari Prof. Djoko mengenai tanggung jawab di balik tunjangan sertifikasi, setidaknya dosen tersadarkan kembali akan amanah kualitas yang harus ditingkatkan menyusul peningkatan kesejahteraan yang telah diperoleh melalui tunjangan sertifikasi. Dengan meningkatkan kualitas maka akan mampu mengimbangi perkembangan IPTEKS.